Kesehatan

Distemper Anjing: Gejala, Penularan, Pencegahan & Tingkat Kematian

01 April 2026
2 min read
Distemper Anjing: Gejala, Penularan, Pencegahan & Tingkat Kematian

Distemper adalah mimpi buruk bagi pemilik anjing. Penyakit yang disebabkan oleh Canine Distemper Virus (CDV) ini menyerang hampir setiap sistem organ — pernapasan, pencernaan, dan sistem saraf. Tidak ada obatnya. Tapi sepenuhnya bisa dicegah.

Kenali gejalanya sedini mungkin — di fase awal, penanganan masih bisa meningkatkan peluang bertahan hidup.

Don't Wait Until It's Too Late!

Consult your pet's symptoms now via WhatsApp. Free initial screening.

Chat Vet via WhatsApp

Tahapan Gejala Distemper

Fase 1 — Hari 3–6 Gejala Awal (Sering Dikira Flu Biasa)
  • Demam 39,5–41°C
  • Ingus/sekret hidung (awalnya bening, lama-lama kental kuning-hijau)
  • Mata merah, berair, kotoran mata
  • Tidak nafsu makan, lemas
  • Batuk kering, kemudian berlendir
Fase 2 — Minggu 2–3 Memburuk
  • Pneumonia — batuk parah, sesak napas
  • Diare (sering berdarah), muntah
  • Dehidrasi berat
  • Telapak kaki mengeras dan menebal (hyperkeratosis)
  • Hidung mengeras (hard pad disease)
Fase 3 — Fase Neurologis Prognosis Sangat Buruk
  • Kejang (konvulsi)
  • Twitching otot (mioklonus) — gerakan menghentak ritmis
  • Kepala miring, koordinasi hilang
  • Kelumpuhan sebagian
  • Perubahan perilaku, disorientasi

Anjing yang mencapai fase neurologis memiliki prognosis sangat buruk. Bahkan jika bertahan, kerusakan neurologis permanen sering terjadi.

Penanganan yang Bisa Dilakukan

Tidak ada obat yang membunuh virus distemper. Penanganan berfokus pada:

  • Antibiotik — untuk mencegah/mengobati infeksi bakteri sekunder (pneumonia)
  • Cairan IV — mengatasi dehidrasi akibat diare dan tidak mau makan
  • Antikonvulsi — mengendalikan kejang di fase neurologis
  • Nutrisi supportif — feeding tube jika tidak mau makan
  • Isolasi ketat — dari anjing lain, sangat menular

Kuncinya adalah deteksi dini. Semakin awal ditangani, semakin baik peluangnya.

Pencegahan: Vaksin adalah Satu-Satunya Cara

Vaksin DHPPi/DHPP (Distemper, Hepatitis, Parvo, Parainfluenza) adalah vaksin inti yang wajib untuk semua anjing:

Jadwal Anak Anjing:

  • • Dosis 1: usia 6–8 minggu
  • • Dosis 2: usia 10–12 minggu
  • • Dosis 3: usia 14–16 minggu
  • • Booster: 12 bulan setelah dosis terakhir

Anjing Dewasa:

  • • Jika belum pernah vaksin: 2 dosis selang 3–4 minggu
  • • Booster: setiap 1–3 tahun
  • • Jangan tunggu sampai pernah ketemu anjing sakit

Vaksinasi Anjing Bisa Dilakukan di Rumah

Dokter Birawa Vet melayani vaksinasi DHPPi dan rabies di rumah Anda — lebih aman untuk anak anjing yang belum boleh keluar, dan lebih nyaman untuk anjing yang stres di klinik.

Booking Vaksinasi ke Rumah
BV

Medically Reviewed by

Tim Dokter Hewan Birawa Vet

This article has been verified by our medical team to ensure veterinary information accuracy.

Medical Disclaimer

The information in this article is for general educational purposes only and is not a substitute for direct consultation with a veterinarian.

Every pet has unique conditions. Do not hesitate to seek professional help if your pet is sick.

Schedule Home Vaccination

Vet comes to your home. Complete vaccines, official booklet, no clinic queues.

Read Next

View All
Free Triage Consult Book Vet Now